Tanggal

Translate

Daftar pengunjung

Minggu, 12 Mei 2013

Riset dan Penelitian Tentang Bekam


semoga bermanfaat
 
0
 
0
 

bekam di kepala
bekam di kepala
Titik punuk dan pundak
Titik punuk dan pundak
(hanya ditampilkan dalam bentuk ringkasan / rangkuman saja untuk menghormati Peneliti )
Dr. Saad A. AL-Saedi , Medicine College, Departement Pediatric, Molecular Aspects of Cupping Therapy: Relationship to Immune Functions in Patients with Chronic HCV Infection (Phase two)
Dr. Saad A. Al-Saedi, Hubungan antara fungsi Imun pada pasien dengan infeksi Hepatitis C Kronik
Ringkasan Penelitiannya :
¡In the periodic report submitted for this study, results comparing HCV patients undergoing repeated cupping with control persons were presented to demonstrate the effect of cupping on CBC, liver functions and immune response. However, in this part of the study the objectives have been achieved by studying the effect of repeated cupping on the same measures as well as measuring the effect of cupping on MDA, IL-1β, and cAMP. The results of this study showed significant improvement in liver enzymes (namely ALT) following repeated cupping, and also in reducing the free radical MDA as well as cAMP, both of which are incriminated in pathological liver changes accompanying HCV infection. On the other hand, results showed the effect of repeated cupping on increasing IL-1β which triggers the cascade of immunostimulation secondary to inflammations, by activating T-lymphocytes and B-cells together with activating adhesion molecules and other cytokines. Results showed also continued increase in platelet count upon repeated cupping. Although no significant change in WBC count was observed, lymphocytic count was increased even above control levels, which might reflect improved immune system secondary to the observed reduction in viral load. Cupping also increased hemoglobin levels around the control values. And, lastly, repeated cupping was associated with significant reduction in viral load of HCV RNA using PCR technique. Taken together, the present results showed a significant increase in the immune response after repeated cupping and subsequently a significant reduction in virus replication in the blood samples taken from these patients. Terjemah dari kalimat cetak miring : Diambil secara bersamaan (dari penelitian tersebut ), kondisi yang ada menunjukkan peningkatan secara signifikan dalam respon kekebalan tubuh setelah pembekaman berulang dan kemudian pengurangan secara signifikan dalam replikasi virus dalam contoh darah yang diambil dari pasien-pasien[48]
for bonus
for bonus
bekam posisi tidur
bekam posisi tidur
Evaluation of wet-cupping therapy for persistent non-specific low back pain: a randomised, waiting-list controlled, open-label, parallel-group pilot trial
Peneliti : Jong-In Kim1,2†, Tae-Hun Kim1,2†, Myeong Soo Lee1, Jung Won Kang1,2, Kun Hyung Kim1,2, Jun-Yong Choi1,3, Kyung-Won Kang1, Ae-Ran Kim1, Mi-Suk Shin1, So-Young Jung1 and Sun-mi Choi1* The result of this study implies that wet-cupping may have a potential effect to reduce current pain associated with PNSLBP. However, it is difficult to firmly concludethat wet-cupping is a meaningful intervention for functional recovery from PNSLBP. A large scale sham cupping-controlled trial would be necessary for evaluating the efficacy of wet-cupping therapy for PNSLBP in the future. Terjemahan bebas dari tulisan cetak miring : Hasil dari studi ini menmplikasikan bahwa Bekam Basah mungkin memiliki efek potensial dalam mengurangi sakit berkaitan dengan Sakit Punggung bagian bawah persisten. Bagaimanapun juga masih sulit untuk menyimpulkan secara kuat bahwa bekam basah adalah sebuah intervensi yang berarti dalam pemulihan fungsional dari sakit punggung bagian bawah. PNSLBP = persistent non-specific low back pain [49]
gambar titik bekam 01
gambar titik bekam 01
images
Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa di antara penyakit yang berespon cukup baik dengan Terapi bekam adalah Hipertensi, hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke [35], parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistem imun (SLE, HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll).[36]
Bekam di Dunia Barat
Seiring dengan bertambahnya pasien yang dengan izin Allah Ta’ala sembuh dan terbebas dari penyakitnya melalui bekam maka semakin banyak pula bermunculan Terapis Hijamah dari “Barat” yang menggunakan metode Cupping Therapy maupun metode Lintah (Leech Therapy) untuk mengobati berbagai macam penyakit, mereka juga menuliskannya dalam berbagai artikel, buku dan publikasi lainnya:

Waktu Ideal Berbekam



Pengarang Al-Qaanuun berkata, “Waktu yang cocok untuk berbekam pada siang hari adalah jam dua atau tiga dan setelah mandi. Jika diperlukan, orang seharusnya mandi dahulu, beristirahat satu jam lalu berbekam.” Berbekam tidak boleh dilakukan ketika perut penuh karena dapat menimbulkan berbagai penyakit, khususnya jika makanannya berat dan tidak sehat.
Dikatakan bahwa bekam dalam keadaan perut lapar adalah obat, sebaliknya ketika perut kenyang menjadi penyakit. Pemilihan waktu terbaik berbekam merupakan bentuk kehati-hatian dan dapat memelihara kesehatan dan mencegah bahaya yang akan menimpa tubuh.
Hadits-hadits yang menerangkan tentang tanggal terbaik untuk berbekam :
رَوَى التّرْمِذِيّ فِي ” جَامِعِهِ ” : مِنْ حَدِيثِ ابْنِ عَبّاسٍ يَرْفَعُهُ إنّ خَيْرَ مَا تَحْتَجِمُونَ فِي يَوْمِ سَابِعَ عَشْرَةَ أَوْ تَاسِعَ عَشْرَةَ وَيَوْمِ إحْدَى وَعِشْرِينَ
At-Tirmidzi meriwayatkan di dalam Ja`mi-nya dari hadits Ibnu Abbas secara marfu : “ Sesungguhnya sebaik-baik waktu untuk melakukan bekam adalah hari ke-17, 19 dan 21”.
وَفِيهِ عَنْ أَنَسٍ كَانَ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَحْتَجِمُ فِي الْأَخْدَعَيْنِ وَالْكَاهِلِ وَكَانَ يَحْتَجِمُ لِسَبْعَةَ عَشَرَ وَتِسْعَةَ عَشَرَ وَفِي إحْدَى وَعِشْرِينَ
Juga termuat didalamnya, dari Anas ra. ,”adalah Rasululloh SAW. Berbekam pada kedua urat lengan dan punuk.beliau SAW. berbekam pada hari yang ke 17, 19 dan 21″.
وَفِي ” سُنَنِ أَبِي دَاوُدَ ” مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوعًا : مَنْ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ أَوْ تِسْعَ عَشْرَةَ أَوْ إحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَتْ شِفَاءً مِنْ كُلّ دَاءٍ وَهَذَا مَعْنَاهُ مِنْ كُلّ دَاءٍ سَبَبُهُ غَلَبَةُ الدّمِ .
Termuat dalam Sunan Abu dawud, dari hadits Abu Huroiroh ra. , secara marfu: “ barang siapa yang berbekam pada hari yang ke 17,19 atau 21. maka yang demikian merupakan penyembuhan dari segala penyakit”.ini maknanya : Dari segala penyakit yang di sebabkan kebanyakan darah.
Hadits-hadits ini sesuai dengan pendapat para dokter bahwa berbekam lebih diutamakan pada paruh terakhir bulan dan kwartal ketiganya daripada awal atau terakhir bulan. Al-Khalal berkata bahwa Ishmah bin Isham menyatakan kepada saya bahwa Abu Abdullah Ahmad bin Hambal biasa berbekam kapan saja pada bulan sedang berjalan jika darah kotornya mulai mengganggu.
Secara ilmu pengetahuan disebutkan kalau pada tanggal yang di sunnahkan Rosulullah SAW atau pada pertengahan bulan hijriah posisi bulan berada diatas hingga dapat mempengaruhi system grafitasi yang ada di bumi. Maka darah sedang bergejolak akan mengangkat dan menekan toksin yang ada dalam darah hingga kalau di bekam akan banyak keluar.
Karena penyakit tidak mengenal waktu dan jika penyakit muncul kapan saja, berbekam bisa dilakukan. dalam sabda Rasulullah saw, “Agar darah berbahaya tidak menyebabkan kematian pada salah seorang di antara kalian.”  Imam Ahmad biasa berbekam kapan saja dari bulan yang sedang berjalan.
Kesimpulannya adalah waktu terbaik berbekam atau tanggal terbaik berbekam adalah pada tanggal 17, 19 atau 21 pada setiap bulannya. Dan tentunya tanggal bulan hijriyah, bukan masehi. Dan jangan lupa bahwa bekam bekam bisa dilakukan kapan saja kalau tubuh kita terasa sakit, apalagi jaman sekarang kita tahu kalau kesibukan sering membuat kita susah mengatur waktu jadi maksimalkan waktu diman kita bisa sempat.
Masalah dalil hukum waktu berbekam terjadi khilafiyah di antara para ulama, dan dipersilahkan menjalankan sunnah dengan tetap mengikuti kaidah dalil yang shohih dengan penjelasan ulama yang bisa dipertanggung jawabkan.
Dari berbagai sumber dengan tetap mempelajari khaidah sunnah dari sumber hukum yang bisa di percaya

Pasak bumi ( Eurycoma longifolia )





Pasak bumi potongan dalam kemasan
Pasak bumi potongan dalam kemasan

Pasak bumi ( Eurycoma longifolia  )

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Akar pasak bumi yang telah dicabut dari tanahBentuk pohon dan daun pasak bumi yang masih belum di cabut  dari tanah
 Bentuk akar,pohon dan daun pasak bumi yang sudah dicabut dan masih belum dicabut dari tanah,Walau rasanya pahit tapi khasiatnya luar biasa
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Sapindales
Famili: Simaroubaceae
Genus: Eurycoma
Spesies: E. longifolia
Eurycoma longifolia
L
Pasak Bumi atau tongkat ali (nama ilmiah: Eurycoma longifolia) adalah sejenis pohon yang terdapat di hutan Malaysia dan Indonesia.
Pasak Bumi merupakan sejenis tumbuhan yang dikatakan mempunyai bahan yang membantu mereka yang menghadapi masalah syahwat.
pasak bumi yang telah dalam kemasan 01
pasak bumi yang telah dalam kemasan 01
Pasak Bumi dapat mencapai ketinggian sehingga 10 meter di dalam rimbunan hutan tanah rendah. Biasanya, daunnya rimbun pada ujung batang. Kebanyakan pohon ini tidak bercabang, jika bercabang pun terlalu sedikit yaitu satu atau dua cabang saja. Bunganya tersusun padat pada tangkai yang bercabang, yang keluar dari pangkal daun.
Sumber : wikipedia